Pertemuan 1
Klasifikasi Data
1.Kelompok Data Tetap, Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama. Contoh, Data pada file pribadi mahasiswa.
2.Kelompok Data Tak Tetap, Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan.
Contoh : Data pada rencana studi mahasiswa.
3.Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu, Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak tetap. Contoh, Data pada transkrip nilai akademik.
KLasifikasi File
1.Master File (Berkas Induk)
2.Transaction File (Berkas Transaksi)
3.Report File (Berkas Laporan)
4.Work File (Berkas Kerja)
5.Program File (Berkas Program)
6.Text File (Berkas Teks)
7.Dump File (Berkas Tampung)
8.Library File (Berkas Pustaka)
9.History File (Berkas Sejarah)
10.Multimedia File (Berkas multimedia)
Organisasi File adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file. Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu:
1.Sequential
2.Relative
3.Indexed Sequential
4.Multi-Key
Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu:
1.Direct Access
2.Sequential Access
Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file:
•Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
•Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
•Respontime yang diperlukan
Cara memilih organisasi file tidak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu, Model Penggunaannya dan model Operasi File
Menurut penggunaannya ada 2 cara;
1.Batch, Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
2.Interactive, Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.
Menurut operasi file ada 4 cara, yaitu Creation, Update, Retrieval dan Maintenance.
Kesimpulannya;
Untuk master file dan program file kita dapat melakukan created, update, retrieval from dan maintenanced.
Untuk work file kita dapat melakukan created, update dan retrieved from tapi tidak dapat kita maintenanced.
Untuk report file umumnya tidak di-update, retrieve from atau maintenanced.
Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di created dan digunakan untuk sekali proses
1.Kelompok Data Tetap, Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama. Contoh, Data pada file pribadi mahasiswa.
2.Kelompok Data Tak Tetap, Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan.
Contoh : Data pada rencana studi mahasiswa.
3.Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu, Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak tetap. Contoh, Data pada transkrip nilai akademik.
KLasifikasi File
1.Master File (Berkas Induk)
2.Transaction File (Berkas Transaksi)
3.Report File (Berkas Laporan)
4.Work File (Berkas Kerja)
5.Program File (Berkas Program)
6.Text File (Berkas Teks)
7.Dump File (Berkas Tampung)
8.Library File (Berkas Pustaka)
9.History File (Berkas Sejarah)
10.Multimedia File (Berkas multimedia)
Organisasi File adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file. Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu:
1.Sequential
2.Relative
3.Indexed Sequential
4.Multi-Key
Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu:
1.Direct Access
2.Sequential Access
Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file:
•Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
•Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
•Respontime yang diperlukan
Cara memilih organisasi file tidak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu, Model Penggunaannya dan model Operasi File
Menurut penggunaannya ada 2 cara;
1.Batch, Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
2.Interactive, Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.
Menurut operasi file ada 4 cara, yaitu Creation, Update, Retrieval dan Maintenance.
Kesimpulannya;
Untuk master file dan program file kita dapat melakukan created, update, retrieval from dan maintenanced.
Untuk work file kita dapat melakukan created, update dan retrieved from tapi tidak dapat kita maintenanced.
Untuk report file umumnya tidak di-update, retrieve from atau maintenanced.
Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di created dan digunakan untuk sekali proses
